/* Profile ----------------------------------------------- */ .profile-img { float: left; margin: 0 5px 5px 0; padding: 4px; border: 1px solid #cccccc; } .profile-data { margin:0; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; font-weight: bold; line-height: 1.6em; font-size: 78%; } .profile-datablock { margin:.5em 0 .5em; } .profile-textblock { margin: 0.5em 0; line-height: 1.6em; } /* Footer ----------------------------------------------- */ #footer { clear: both; text-align: center; color: #333333; } #footer .widget { margin:.5em; padding-top: 20px; font-size: 85%; line-height: 1.5em; text-align: left; } /** Page structure tweaks for layout editor wireframe */ body#layout #header { width: 750px; margin-left: 0; margin-right: 0; } -->

Rabu, 27 Mei 2009

Jenderal Kancil?



Tadi siang di RSUD Tarakan ketemu pasien lelaki 80 th. "Jangan pernah bagi2 harta klo kita masih ingin hidup. Sebab anak tak hargai kita klo kita dianggap gak punya duit. Dia gak perduli biarin mata kita hampir buta gini karena katarak." Wah, masa sih? Apa gak karena kitanya yang masih mimpiin jadi Jenderal Kancil?

Tidak ada komentar: