/* Profile ----------------------------------------------- */ .profile-img { float: left; margin: 0 5px 5px 0; padding: 4px; border: 1px solid #cccccc; } .profile-data { margin:0; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; font-weight: bold; line-height: 1.6em; font-size: 78%; } .profile-datablock { margin:.5em 0 .5em; } .profile-textblock { margin: 0.5em 0; line-height: 1.6em; } /* Footer ----------------------------------------------- */ #footer { clear: both; text-align: center; color: #333333; } #footer .widget { margin:.5em; padding-top: 20px; font-size: 85%; line-height: 1.5em; text-align: left; } /** Page structure tweaks for layout editor wireframe */ body#layout #header { width: 750px; margin-left: 0; margin-right: 0; } -->

Rabu, 28 Oktober 2009

Nanto RIP




Nanto Sriyanto Inagurasi + Rokok = heroical Death :))

Vina.. kok elo bener sih? :p
Nanto just got own grave.
Our beloved Nanto passed at 2111...
that happenned after Zuckerberg Inauguration,
one day Sweated Horse come to Nanto and smoked a cigarette...
which unfortunateley caused Nanto's heroical death...

Raditya, Juliati, Kampoe...


 -Erie Syaiful Fajarkoq rata2 sama yah.. heroik death
10 hours ago

 
Abah Gaby.
Mang berat lho godaan asep ngebul itu ... Abah aja meski dah stop smoking sejak 19 Jan 2009 masih suka terkenang asyik dan nikmatnya nyedot asep putih itu, manakala melihat bibir termonyong mata terpicing dengan sepotong bakaran rokok terselip dibibir kehitaman terpolusi nikotin. Masih aja kepingin nyedot lagi barang seisep mah, lalu ditahan dirongga dada selama mungkin, lantas dikeluarkan dari lubang hidup perlahan2 tanpa tapak asap putih. Ngan eta abah sadar, buat apa klo bakalan menjadi budak nikotin lagi mah. Nyaah ka Gaby abah mah. Klo sowal RIP mah lain sowal kok. Kan setiap yang bernyawa bakal mati. Lillahi ta'ala wae atuh.

Abah merokok sejak umur 13 tahun, sekira bulan April 1958 saat suka bolos mengasyiki aksi tukang obat di lapangan Gambir. Smp punya banyak kenalan yang kemudian berguna dalam pergaulan jalanan waktu abah hijrah tetirah ke Bandung 1959. Katanya sih klo uang rokok selama 52 tahun itu dikumpulkan, abah dah punya hotel bintang 7 deh. Hehe.
about an hour ago · Delete


Abah GabyKok bisa yah kita terjebak dalam alunan asap putih itu? Klo dipikir lagi apa sih untungnya merokok, klo cuma sekedar kepingin disebut sebagai lelaki jantan abong2 di alunalun bandung saat itu 1959 lagi gencar diputar film2 koboy.

Abah mah inget aja, ditahun 1959 itu abah dah 2 tahun mencoba meniati asap rokok yang selalu matak batuk dan kepala kleyengan disaat mengisap dan menyimpannya di peparu. Awalnya mah abah baru bisa menikmati rokok klo sembari mengisap permen davos. Baru tuh gak puyeng.

Dari 2 anak lelaki abah cuma Ade, 24 yang merokok sejak mau setahun yang lalu. Makanya mau ngebilangin juga susah kapan teman2nya juga merokok, jaba tadinya abah juga merokok. Kan anak sekarang laen suka make logika empiris.
2 seconds ago · Delete

2 komentar:

Around Us.. mengatakan...

Abah.. kalau DP merokok sih karena tulus membantu pemerintah untuk memusnahkan barang berbahaya dengan cara membakarnya.. hehehe
Dulu waktu mulai merokok, ada pameo yang mengatakan bahwa kalau tidak merokok itu gak laki.. kayak bencong!! Padahal sekarang justru bencong yang banyak merokok.. berarti saya seperti?? hahaha..
Bodo amat.. yang penting saya merokok siap dengan risikonya (termasuk dijauhi wanita) dan tidak merepotkan sesama.. Nice BLOG abah...
(www.bocahrantau.wordpress.com)

emanrais mengatakan...

Karena ada indikasi jantung bengkak lalu dirawat sejak 13 Januari 2009 abah stop rokok GGM, lalu sejak awal Feb 2009 rutin kontrol bulanan ke PJ dan PD RSUD Tarakan Jakarta Pusat. Selama 2 tahun berikutnya abah selalu merasa sesak napas 3-5x sehari. Abis mandi, abis makan, abis shalat, saat jum'atan, abis jalan. Buat kurangi sesak abah minta dikerikin lalu diurut. Dokter PJ kasih pengencer darah yang klo ditelan tentu membuat lambung perih. Dokter juga kasih obat maag, tapi sesak napas tetap rutin harian, jadi risih nyusahin isteri

6 bulan yang lalu abah kontrol dengan keluhan sesak yang sama. Setelah diperiksa oleh spesialis jantung abah diberi rujukan ke RSJN Harapan Kita, katanya sih buat kateter mo mastiin buat dipasang Ring, mungkin 3 butir. Buat ambil hasil sampling glukosa darah besoknya, abah pulang ke Tangerang yang di rumah ada tukang lagi lakukan perbaikan plafon. Selepas 'Isya tukang ngajak abah ngobrol di ruang tamu. Padahal dada abah lagi sesak lho. Melihat dia membakar jinggo abah tentu menghindar, tapi karena masih seruangan aromanya kecium juga. Hehe, herannya dada abah serasa longgar. Lalu dianya abah dekati buat ikut nikmatin kepulan asap jinggo. Alhamdulillah dada menjadi plong. Lalu abah minta sebatang, diendusi lalu dibakar dan diisap. Sejak itu abah dah 6 bulan merokok lagi. Tapi kudu Menakjinggo lama, gak bisa merek lain.

Hehe kecuali isteri, tentunya yang lain pada heboh atas pilihan anti sesak itu. Wehe biarin ajah dah, lha wong yang ngerasain sesak 2 tahun juga abah kok, hihi bolehnya renyem. Thanks DP dah sharing.